Hari Perempuan   Women Day

blogger counters


Persatuan Islam - Persis Didirikan di Bandung

Mohammad Natsir Mendirikan Persatuan IslamPersatuan Islam (disingkat Persis) adalah sebuah organisasi Islam di Indonesia. Persis didirikan pada 12 September 1923 di Bandung oleh sekelompok Islam yang berminat dalam pendidikan dan aktivitas keagamaan yang dipimpin oleh Haji Zamzam dan Haji Muhammad Yunus. Persis didirikan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman Islam yang sesuai dengan aslinya yang dibawa oleh Rasulullah Saw dan memberikan pandangan berbeda dari pemahaman Islam tradisional yang dianggap sudah tidak orisinil karena bercampur dengan budaya lokal, sikap taklid buta, sikap tidak kritis, dan tidak mau menggali Islam lebih dalam dengan membuka Kitab-kitab Hadits yang shahih.

Oleh karena itu, lewat para ulamanya seperti Ahmad Hassan yang juga dikenal dengan Hassan Bandung atau Hassan Bangil, Persis mengenalkan Islam yang hanya bersumber dari Al-Quran dan Hadits. Organisasi Persatuan Islam telah tersebar di banyak provinsi antara lain Jawa Barat, DKI Jakarta, Riau, dan Gorontalo. Persis bukan organisasi keagamaan yang berorientasi politik namun lebih fokus terhadap Pendidikan Islam dan Dakwah dan berusaha menegakkan ajaran Islam secara utuh tanpa dicampuri khurafat, syirik, dan bid'ah yang telah banyak menyebar di kalangan awwam orang Islam.

Muhammad Isa Anshary (lahir di Maninjau, Agam, Sumatera Barat, 1 Juli 1916 – meninggal di Bandung, Jawa Barat, 11 Desember 1969 pada umur 53 tahun) adalah politisi dan tokoh Islam asal Indonesia. Dia pernah menjabat sebagai ketua umum Persatuan Islam, anggota konstituante, dan merupakan juru bicara Partai Masyumi pada era-1950-an. Kepiawaiannya dalam berpidato dan mempengaruhi massa, menyebabkan ia dijuluki sebagai "singa podium".

Ahmad Hassan (Nama lahir: Hassan bin Ahmad) atau Ahmad Bandung atau Ahmad Bangil atau Hassan Bandung lahir di Singapura, 31 Desember 1887 – meninggal di Surabaya, 10 November 1958 pada umur 70 tahun. Ia berasal dari keluarga campuran Indonesia-India. Sang ayah pernah menjadi redaktur majalah Nur al-Islam (sebuah majalah sastra Tamil), selain sebagai penulis beberapa kitab berbahasa Tamil dan beberapa terjemahan dari bahasa Arab. Adapun ibu Ahmad Hassan bernama Muznah, yang berasal dari Palekat Madras, tetapi lahir di Surabaya. Setelah menikah, kedua orang tua Ahmad Hassan ini menetap di Singapura.

Mohammad Natsir (lahir di Alahan Panjang, Lembah Gumanti, kabupaten Solok, Sumatera Barat, 17 Juli 1908 – meninggal di Jakarta, 6 Februari 1993 pada umur 84 tahun) adalah seorang ulama, politisi, dan pejuang kemerdekaan Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemimpin partai politik Masyumi, dan tokoh Islam terkemuka Indonesia. Di dalam negeri, ia pernah menjabat menteri dan perdana menteri Indonesia, sedangkan di kancah internasional, ia pernah menjabat sebagai presiden Liga Muslim se-Dunia (World Muslim Congress) dan ketua Dewan Masjid se-Dunia.
Selengkapnya

Majalah TIME Amerika Serikat Terbit

Majalah TIME
Time (atau TIME) adalah sebuah majalah berita mingguan Amerika Serikat. TIME diterbitkan dalam beberapa edisi, edisi Eropa (Time Europe, dulu bernama Time Atlantic) diterbitkan dari London. Time Europe dijual di Timur Tengah, Afrika dan (sejak 2003) Amerika Latin. Edisi Asia (Time Asia) berpusat di Hong Kong, sedangkan edisi Kanada (Time Canada) berpusat di Toronto.

Edisi pertama TIME diterbitkan pada 3 Maret 1923, dengan Joseph G. Cannon, anggota DPR AS di sampulnya. TIME terbit lebih awal dari pesaing-pesaingnya, sekaligus menciptakan format majalah berita mingguan. Ia didirikan pada 1923 oleh Briton Hadden dan Henry Luce. Keduanya telah pernah bekerja sama semasa di Yale, menjadi editor dan ketua Yale Daily News. Hadden meninggal pada 1929, dan Luce menjadi orang penting di TIME dan tokoh besar dalam media pada abad ke-20.

Hadden adalah orang yang periang, dan menganggap TIME sebagai sesuatu yang penting namun juga menyenangkan. Ini turut memengaruhi isinya yang hingga kini kadang masih dianggap terlalu ringan untuk berita serius. TIME terkenal akan garis merah di keempat sisi sampulnya yang banyak ditiru majalah lainnya. Time 100 adalah daftar 100 tokoh paling berpengaruh di dunia yang dikeluarkan oleh TIME. Time 100 pertama kali dipublikasikan pada tahun 1999.

Fiturnya yang paling terkenal sepanjang 80 tahun penerbitannya adalah Person of the Year (Tokoh Tahun Ini, dulu bernama Man of the Year). Yang terpilih tidak harus orang baik, karena kriteria yang digunakan adalah orang tersebut harus merupakan orang yang paling memengaruhi berita-berita pada tahun tersebut. Contoh tokoh yang dibenci yang pernah menjadi Person of the Year adalah Adolf Hitler atau Ayatollah Khomeini. Selain itu, alat-alat atau robot pun kadang dapat mendapat gelar ini.

Person of the Year (dahulu Man of the Year) ialah keluaran tahunan dari majalah Time dari Amerika Serikat yang menampilkan dan memprofilkan seorang pria, wanita, pasangan, kelompok, gagasan, tempat, atau mesin yang untuk yang terbaik maupun terburuk, ... yang telah melakukan hal yang paling berpengaruh atas peristiwa tahun ini.

Time Warner (NYSE: TWX) merupakan sebuah perusahaan multinasional yang bermarkas di New York City. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1990 setelah bergabung antara Time Inc. dan Warner Communications. Perusahaan ini mempekerjakan 86.400 pekerja pada tahun 2008. Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam produk-produk telekomunikasi.

Pada tahun 1903, Albert Warner, Harry Warner, Sam Warner, dan Jack Warner mengambil langkah-langkah pertama mereka sementara ke dalam industri hiburan. Pada awal 1900-an, Sam Warner membentuk kemitraan bisnis dengan lain penduduk lokal dan "mengambil alih" Old Grand Opera House di kota Youngstown, yang ia gunakan sebagai tempat untuk industri film murahan.

Usaha itu gagal pada musim panas pada tahun tersebut. Sam Warner kemudian bekerja pekerjaan sebagai proyeksionis di Idora Park. Dia yakin keluarga kemungkinan media baru dan menegosiasikan pembelian Model B Kinetoscope dari proyektor yang "di atas keberuntungannya".

Warner bersaudara mengumpulkan sumber daya mereka dan pindah ke produksi film pada tahun 1910. Kemudian, pada tahun 1912, mereka memberikan dukungan mereka untuk Carl Laemmle, pembuat film yang bekerja di Independent Motion Picture Company yang menantang kontrol monopolistis Edison Trust.

Pada tahun yang sama, Jack Warner memperoleh pekerjaan sebagai splicer film di New York, di mana dia membantu saudaranya Sam dengan produksi film Dante's Inferno. Meskipun film itu sukses di box office, Harry Warner tetap khawatir tentang ancaman ekonomi yang diperbuat oleh Edison Trust. Ia kemudian memutus hubungan dengan Laemmle dan mengirim Jack untuk mendirikan sebuah pertukaran film di San Francisco, sementara Sam melakukan hal yang sama di Los Angeles.

Saudara-saudara segera siap untuk memanfaatkan pasar California film berkembang. Pada tahun 1917, Jack dikirim ke Los Angeles untuk membuka perusahaan lain pertukaran film. Kesempatan pertama mereka untuk menghasilkan film besar datang pada tahun 1918, ketika mereka membeli hak film untuk novel laris My Four Years in Germany, yang mengutuk kekejaman masa perang Jerman. Film ini terbukti sukses komersial dan kritis, dan empat bersaudara mampu mendirikan sebuah studio di Hollywood, California.

Warner Bros. resmi didirikan pada tahun 1918. Dalam studio film, Jack menjadi kepala produksi bersama dengan kakaknya, Sam. Studio tersebut ditindaklanjuti dengan keberhasilan serial populer The Tiger's Claw pada tahun 1919.

Pada tanggal 3 Maret 1923, Joseph G. Cannon menerbitkan edisi pertama majalah TIME. TIME terbit lebih awal dari pesaing-pesaingnya, sekaligus menciptakan format majalah berita mingguan. Ia didirikan pada 1923 oleh Briton Hadden dan Henry Luce. Keduanya telah pernah bekerja sama semasa di Yale, menjadi editor dan ketua Yale Daily News. Hadden meninggal pada 1929, dan Luce menjadi orang penting di TIME dan tokoh besar dalam media pada abad ke-20.
Selengkapnya

Makam Firaun Tutankhamun Dibuka

Howard Carter - Firaun Tutankhamun
Nebkheperure Tutankhamun (kadang dieja dengan Tuten-, -amen, -amon) adalah Firaun dari Dinasti Kedelapanbelas Mesir (memerintah 1333 SM - 1324 SM), pada masa yang disebut Kerajaan Baru Mesir. Nama aslinya, Tutankhaten, berarti "Jelmaan hidup Aten", sedangkan Tutankhamun berarti "Jelmaan hidup Amun". Pada tahun 1922, makamnya ditemukan oleh Howard Carter dan pada tanggal 16 Februari 1923 Howard Carter membuka makam Firaun Tutankhamun tersebut. Sejak itu Tutankhamun menjadi ikon populer dari peradaban Mesir Kuno.

Tutankhamun adalah anak dari Akhenaten (sebelumnya Amenhotep IV) dan salah satu saudara Akhenaten. Sebagai seorang pangeran, ia dikenal dengan sebutan Tutankhaten. Ia berkuasa pada tahun 1333 SM, pada usia sembilan atau sepuluh, dengan nama pemerintahan Tutankhamun. Pengasuhnya adalah seorang wanita bernama Maia, yang diketahui dari makamnya di Saqqara.

Ketika ia menjadi raja, ia menikah dengan saudara tirinya, Ankhesenpaaten, yang kemudian berubah namanya menjadi Ankhesenamun. Mereka memiliki dua anak perempuan. Sebuah sutdi yang dirilis pada tahun 2011, Mengungkapkan bahwa salah satu anak perempuannya meninggal pada 5-6 bulan kehamilan sedangkan yang lainnya pada 9 bulan kehamilan. Tidak ada bukti yang ditemukan disalah satu mumi anomali bawaan atau penyebab yang jelas mengenai kematiannya.

Mengingat usianya, Ia mungkin memiliki penasihat yang sangat hebat, yaitu; Jendral Horemheb, para Ay Wazir, dan Maia, "Mandor dari Departemen Keuangan". Horemheb mencatat bahwa raja mengangkatnya menjadi 'tuan tanah' sebagai pangeran turun temurun untuk menjaga hukum. Dia juga mencatat kemampuannya untuk menenangkan raja muda ketika amarahnya berkobar. Detik-detik terakhir Raja Tutankhamun tidak tercatat sedikitpun. Apa yang menyebabkan kematian Tutankhamun telah menjadi subyek perdebatan. Penelitian besar telah dilakukan dalam upaya untuk menemukan penyebab kematiannya.

Meskipun ada beberapa spekulasi bahwa Tutankhamun dibunuh, namun ada juga yang berpendapat bahwa kematiannya disebabkan oleh kecelakaan. CT scan yang dilakukan pada tahun 2005 menunjukkan bahwa kakinya patah dan terinfeksi tidak lama sebelum kematiannya. Analisis DNA yang dilakukan pada 2010 menunjukkan adanya malaria disistemnya. Hal ini diyakini bahwa kedua kondisi (malaria dan leiomyomata) digabungkan, menyebabkan kematiannya.

Tutankhamun dimakamkan dalam sebuah makam yang relatif kecil untuk statusnya. Kematiannya mungkin terjadi tanpa diduga, sebelum sebuah makam kerajaan megah selesai dibangun, sehingga mumi itu dimakamkan di sebuah makam dimaksudkan untuk orang lain. Hal ini bertujuan untuk menaati adat penguburan tujuh puluh hari setelah kematian.

Mumi Raja Tutankhamun masih terletak di makamnya di Lembah Para Raja (Valley of the Kings). Pada tanggal 4 November 2007, 85 tahun setelah penemuan Carter, makam firaun 19 tahun ini dipamerkan di makam bawah tanah di Luxor.

Keberadaan Tutankhamun tampaknya telah memudar dari ingatan masyarakat Mesir Kuno dalam waktu singkat setelah kematiannya, dan hampir tidak dikenal hingga tahun 1920. Makamnya dirampok setidaknya dua kali padaha zaman kuno. Berdasarkan barang diambil, dan bukti restorasi dari makam setelah intrusi, tampak jelas bahwa perampokan ini terjadi dalam beberapa bulan, saat raja baru saja dimakamkan.

Lokasi makam itu hilang karena telah dikubur oleh kepingan batu dari makam setelahnya, baik secara sengaja dibuang disana maupun disapu oleh banjir. Beberapa tahun setelah itu, beberapa pondok untuk pekerja dibangun di atas pintu masuk makam, mereka jelas tidak tahu apa yang ada di bawahnya. Ketika akhir dari Dinasti Ke-20, Lembah Para Raja penguburan dibongkar secara sistematis. Namun penguburan Tutankhamun diabaikan, mungkin karena pengetahuan itu telah hilang, dan namanya telah dilupakan.

Pada bulan Februari 2010, hasil tes DNA memnyatakan bahwa dia adalah anak dari Akhenaten (mumi KV55) dan adiknya/istri (mumi KV35YL), yang namanya tidak diketahui tetapi secara positif diidentifikasi sebagai mumi "Nyonya Muda" yang ditemukan di KV35.

Howard Carter (9 Mei 1874 – 2 Maret 1939) adalah seorang arkeolog Inggris dan Egyptologist, yang terkenal karena menemukan makam Tutankhamun. Howard Carter lahir di London, Inggris, anak dari Samuel Carter, seorang seniman terampil, yang melatihnya untuk menjadi seniman, dan Martha Joyce (Sands) Carter.

Pada tahun 1891, pada usia 17, ia yang telah menjadi seniman muda berbakat, dikirim oleh Egypt Exploration Fund untuk membantu Percy Newberry dalam penggalian dan merekam Middle Kingdom di makam Beni Hasan. Bahkan pada usia muda ia sangat inovatif dalam meningkatkan metode menyalin dekorasi makam. Pada 1892 ia bekerja di bawah pengawasan Flinders Petrie selama satu musim di Amarna, ibukota yang didirikan oleh Firaun Akhenaten. Pada 1894-1899 Ia kemudian bekerja dengan Édouard Naville di Deir el-Bahari, untuk merekam dinding relief di Candi Hatshepsut.

Pada tahun 1899, Carter diangkat sebagai Kepala Inspektur Pertama Egyptian Antiquities Service (EAS). Ia mengawasi sejumlah penggalian di Thebes (sekarang dikenal sebagai Luxor) sebelum ia dipindahkan pada tahun 1904 untuk Inspektorat Mesir Hilir. Carter mundur dari Dinas Kepurbakalaan tahun 1905 setelah adanya penyelidikan atas sebuah perselisihan (dikenal sebagai Saqqara Affair) antara penjaga situs Mesir dengan sekelompok turis Perancis di mana ia berpihak pada personil Mesir.

Setelah 3 tahun menjalani masa-masa sulit, Carter dipekerjakan oleh Lord Carnarvon untuk mengawasi penggalian baru pada tahun 1907. Ia diperkenalkan oleh Gaston Maspero, yang ingin agar Carter menerapkan metode arkeologi dan sistem pencatatan modern dalam penggalian-penggalian yang dibiayai Lord Carnarvon. Lord Carnarvon membiayai penggalian Carter di Lembah Para Raja dari 1914, meski sempat terhenti oleh Perang Dunia I sampai 1917. Namun Lord Carnarvon menjadi tidak puas karena penggalian bertahun-tahun itu tanpa hasil memadai, dan pada 1922, dia memberitahu Carter bahwa dana hanya akan diberikan satu musim lagi.

Pada tanggal 4 November 1922, kelompok penggalian Carter menemukan tangga yang menuju makam Tutankhamun yang merupakan makam Fir’aun yang paling utuh yang pernah ditemukan di Lembah Para Raja. Ia segera memberitahukannya pada Lord Carnarvon. Pada tanggal 26 November 1922, bersama Lord Carnavon, putrinya dan orang-orang lain yang hadir, Carter membuat sebuah lubang kecil hingga ia mampu melihat ke dalam. Dengan cahaya lilin, Carter dapat melihat betapa banyaknya harta yang masih tertinggal di tempat tersebut. Ketika Lord Carnarvon menanyakan "Bisakah kau melihat sesuatu?", Carter mengatakan "Ya, benda-benda menakjubkan."

Pekerjaan di makam dengan ribuan benda temuan tersebut berlanjut hingga 1932. Setelah penemuan sensasional tersebut, Howard Carter pensiun dari arkeologi dan menjadi agen paruh waktu untuk kolektor dan museum, termasuk Cleveland Museum of Art dan Detroit Institute of Arts. Ia mengunjungi Amerika Serikat pada tahun 1924, dan memberikan serangkaian kuliah di berbagai kota.

Carter meninggal karena penyakit Limfoma, sejenis kanker, di Kensington, London pada tanggal 2 Maret 1939 di usianya yang ke-64 tahun. Kematian arkeolog ini terjadi lama setelah pembukaan makam. Hal ini cukup membuktikan bahwa kutukan Firaun, yang menyebutkan bahwa pihak yang memasuki makam Firaun akan tertimpa sial, sakit, bahkan mati, ternyata tidaklah terbukti.
Selengkapnya