Hari Perempuan   Women Day

blogger counters


Piala Jules Rimet - Piala Dunia FIFA

Piala Jules Rimet - Piala Dunia FIFA
Piala Jules Rimet (bahasa Perancis: Coupe Jules Rimet) ialah trofi Piala Dunia FIFA antara tahun 1930-1954. Piala ini diberi nama menurut Presiden FIFA Jules Rimet. Piala Jules Rimet berbentuk patung emas sebesar botol. Seperti kebanyakan piala, patung ini berbentuk wanita. Wanita itu mengembangkan tangan bersama sayapnya. Di bawah patung itu tertulis nama pemenangnya.

Pada 21 Juni 1970 Brasil menjuarai Piala Dunia FIFA untuk yang ke-3 kalinya (1958, 1962, dan 1970), sehingga berhak memiliki Piala Jules Rimet untuk selamanya. Pemenang : 1930 - Uruguay, 1934 - Italia, 1938 - Italia, 1950 - Uruguay, 1954 - Jerman Barat, 1958 - Brasil, 1962 - Brasil, 1966 - Inggris dan 1970 - Brasil. Dianugerahkan sejak Piala Dunia FIFA 1930, Italia memenangkan piala ini 2 kali, dan sampai tahun 1970, Brasil memenangkan piala ini 3 kali.

Pemenang terakhir dapat menyimpan piala tersebut setelah menang 3 kali, karena demikianlah peraturannya. Semasa Perang Dunia II, piala ini disimpan oleh Ottorino Barassi, Presiden FIFA saat itu di bawah ranjangnya di Italia. Beberapa waktu sebelum Piala Dunia 1966 di Britania Raya, piala ini dicuri. Seekor anjing menemukannya di sebuah taman. Sejak tahun 1970 piala ini disimpan di Brasil, sampai ketika dicuri lagi pada tahun 1983 di Rio de Janeiro. Piala ini tak pernah ditemukan lagi dan Konfederasi Sepak Bola Brasil membuat tiruannya.

Piala Dunia bukanlah kejuaraan sepak bola internasional pertama. Sepak bola amatir menjadi bagian dari program Olimpiade untuk pertama kalinya pada tahun 1908. Pada tahun 1909 di Torino diselenggarakan sebuah turnamen sepak bola yang bernama Piala Sir Thomas Lipton. Italia, Jerman, dan Swiss mengirimkan klub mereka yang paling prestisius ke turnamen tersebut namun Persatuan Sepak bola Inggris (FA) menolak tawaran untuk ikut serta dalam kejuaraan itu.

Ide melahirkan kejuaraan sepak bola dunia tercetus pada 1904 di Paris saat Konggres I Fédération Internationale de Football Association. Pada 1928, hasil usaha FIFA dan presiden persatuan sepak bola Perancis (FFFA), Jules Rimet dan rekannya Henri Delaunay, peserta kongres di Amsterdam memutuskan untuk melaksanakan ide tersebut. Setahun kemudian, FIFA secara resmi mempersiapkan sebuah kejuaraan bernama World Cup yang akan berlangsung setiap empat tahun. Pada kongres FIFA 17-18 Mei 1929 yang berlangsung di Barcelona - Spanyol, Uruguay mendapatkan dukungan dari 23 peserta kongres menjadi tuan rumah Piala Dunia pertama menyingkirkan ambisi Hungaria, Italia, Belanda, Spanyol, dan Swedia. Piala kejuaraan ini dikenal dengan Piala Jules Rimet.

Piala Jules Rimet dibuat oleh perupa Perancis, Abel La Fleur, berbentuk oktagonal berlambangkan bumi dipegang oleh Dewa Kemenangan yang bernama Nike (dewa Yunani purba). Piala ini dibuat dari emas, mempunyai berat 3.8 kg dan tinggi 35 cm. Maka Piala Dunia FIFA yang pertama pun diadakan di Uruguay dan berlangsung dari 13-30 Juli 1930. 13 negara turut serta - enam dari Amerika Selatan, lima dari Eropa dan dua dari Amerika Utara. Uruguay mengalahkan Argentina 4-2 di hadapan 93.000 penonton di Montevideo dan sekaligus menjadi negara pertama yang merebut piala tersebut.

Selama Perang Dunia II kejuaraan ini terhenti selama selama 12 tahun, dimulai kembali tahun 1950 di Brasil. Piala Jules Rimet pernah dicuri sewaktu dipamerkan di Stampex Exhibition di Westminster Central Hall, London saat menjelangnya Piala Dunia 1966 di Inggris, namun ia ditemukan 7 hari kemudian oleh seekor anjing bernama Pickles. Pada 1970 di Meksiko, FIFA telah memutuskan Brasil menyimpan Piala Jules Rimet karena menjadi negara pertama yang juara sebanyak 3 kali, 1958, 1962 dan 1970.

Trofi Piala Dunia adalah piala emas yang dihadiahkan kepada pemenang Piala Dunia FIFA. Sejak Piala Dunia pertama kali digelar pada tahun 1930, sudah ada dua piala yang dibuat: Piala Jules Rimet dari 1930 sampai 1970, dan Trofi Piala Dunia FIFA dari 1974 sampai sekarang. Piala yang asli, awalnya dinamai Victory, namun kemudian diubah untuk menghormati presiden FIFA Jules Rimet, terbuat dari sterling silver yang dilapisi emas dan beralaskan lapis lazuli, dengan menggambarkan Nike, dewi Yunani yang melambangkan kemenangan. Brasil berhak menyimpan piala tersebut pada 1970, yang kemudian dibuatkan penggantinya. Piala Jules Rimet dicuri pada tahun 1983 dan tidak ditemukan lagi.

Pengganti Piala Jules Rimet ialah Trofi Piala Dunia FIFA. Piala ini dianugerahkan sejak tahun 1974 dan tidak seperti piala sebelumnya, pada tahun 2038 kelak piala ini tak dianugerahkan lagi, lalu akan disimpan di tempat pemenang terakhir. Badan induk FIFA kemudiannya membuat piala dunia baru dengan menggunakan emas 18 karat, 36 cm tinggi dan mempunyai berat 4.97 kg dan dirancang oleh perupa terkenal Italia, Silvio Gazzaniaga dan dipergunakan hingga sekarang. "Trofi Piala Dunia FIFA", diperkenalkan pada tahun 1974, terbuat dari emas 18 karat dan beralaskan malasit, menggambarkan dua sosok manusia memegang bumi. Pemegang piala saat ini adalah Spanyol, pemenang Piala Dunia 2010.

FIFA kemudian menetapkan hanya pemimpin negara dan pemenang Piala Dunia saja yang boleh menyentuh piala tersebut. Replika piala yang dilapis emas akan diberikan untuk disimpan oleh pemenang. Argentina, Jerman (kedua kali tersebut sebagai Jerman Barat), dan Brasil telah masing-masing memenangkan piala yang kedua itu dua kali. Meskipun begitu, piala yang saat ini masih belum akan "dipensiunkan" hingga plak namanya telah penuh diisikan dengan nama-nama negara pemenang, yang akan terjadi pada tahun 2038.

Dengan jelas secara keseluruhan Brasil adalah tim yang paling sukses dalam sejarah perhelatan Piala Dunia setelah lima kali menjadi juara dunia dan dua kali berada di posisi kedua, sementara Italia menyusul berada di bawahnya dengan empat kali menjadi juara dunia dan dua kali di peringkat kedua. Jerman menempati posisi berikutnya sebagai tim yang tersukses ketiga dengan tiga kali menjadi juara dunia dan empat kali menjadi juara kedua. Argentina dan Uruguay masing-masing dua kali menjadi juara dunia meski kemenangan Uruguay terjadi pada masa yang sudah lama, yakni pada awal-awal tahun kejuaraan perhelatan Piala Dunia ini.